Jumat, 29 Juli 2011

Wabah malaria di Leuser turun

MONDAY, 30 MAY 2011 06:47

KUTACANE - Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Aceh Tenggara, Ramulia, mengungkapkan serangan penyakit malaria di Kecamatan Leuser tahun ini cenderung menurun. Padahal sebelumnya, malaria merupakan merupakan penyakit yang dominan (sering) menyerang masyarakat Leuser, dibandingkan kecamatan-kecamatan lainnya.

Tingginya serangan malaria tersebut menurut Ramulia, karena Kecamatan Leuser berada di lingkungan hutan belantara dan sangat terisolir, sehingga menyebabkan nyamuk selaku pembawa penyakit malaria cepat berkembang.

“Kalau di 15 kecamatan lain, penyakit yang dominan adalah Inpeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA),” katanya.

Petugas Dinkes Agara dia katakan, selalu turun ke Kecamatan Leuser setiap tiga bulan sekali untuk memeriksa sampel darah masyarakat setempat. Dinkes juga membagikan kelambu dan obat-obatan, dan ini memang sudah lama diprogramkan dalam upaya menekan serangan malaria.

Kepala Puskesmas Leuser, Jemali, menyebutkan sampai pertengahan tahun 2011 ini, jumlah penduduk terserang malaria sebanyak 3 orang. Menurun bila dibandingkan tahun 2010 kemarin yang mencapai 20 orang.


Sumber Waspada.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar