Rabu, 04 Mei 2011

Aceh Ditargetkan jadi Sentra Penghasil Cokelat

Thu, Mar 24th 2011, 09:12

KUTACANE - Aceh pada tahun 2020 diharapkan bisa menjadi sentra penghasil cokelat (kakao) terbesar di Sumatera. Untuk itu, Forum Kakao Aceh (FKA) berharap Pemerintah Aceh bisa memprogramkan Budidaya Kakao Aceh (BKA).

“Aceh akan menjadi penghasil kakao terbesar di Sumatera tahun 2020 mendatang. Menjadi potensi baru untuk rakyat Aceh, terluas dan terbaik di Sumatera,” kata Ketua FKA, Hasanuddin Darjo, kepada Serambi, Rabu (23/3).

Di samping itu, Hasanuddin yang juga Sekda Aceh Tenggara ini berharap, Kabupaten Aceh Tenggara harus bisa menjadi pusat studi kakao Aceh. Selama ini sambungnya, produksi cokelat Aceh berkisar antara 400 sampai 460 kilogram per hektare. Ke depan diharapkan produksi bisa ditingkatkan lagi menjadi 1,5 ton per hektarenya, dan ini baru bisa tercapai dengan diterapkannya sistem pemeliharaan, pemangkasan, pemupukan dan penanganan pascapanen.

FKA dikatakan telah bekerja sama dengan PT Armajaro Indonesia dan Swisscontact dalam hal pemasaran ekspor. Dari bulan Mei hingga Juni ini ditargetkan ada sebanyak 600 sampai 1.000 ton kakao yang diekspor via Pelabuhan Krueng Geukueh. “Kita akan meminta Pemerintah Pusat untuk memberlukan moratorium atau pengecualian menyangkut bea ekspor kakao,” tambahnya.(as)

Sumber : Serambinews.com

Selasa, 03 Mei 2011

Lima Desa Dikepung Banjir

Mon, Mar 21st 2011, 18:37


SEORANG warga dengan menggunakan sepeda motor coba melewati badan jalan yang digenangai banjir, Senin (21/3/2011) sore.SERAMBINEWS.COM/ASNAWI

KUTACANE - Hujan deras yang menguyur Kabupaten Aceh Tenggara, menyebabkan lima desa di Kecamatan Lawe Sumur, yaitu Desa Kuta Lesung, Lawe Ijo Induk, Lawe Ijo Ampera, dan Lawe Ijo Metuah dan sekitarnya, Senin (21/3/2011) sekitar pukul 16.00 WIB, dikepung banjir.
Ketinggian air rata-rata mencapai satu meter lebih. Akibat genangan banjit tersebut puluhan hektare tanaman jagung, kolam ikan, serta puluhan rumah penduduk terendam. Bencana banjir itu langsung ditinjau Kapolres Agara, AKBP Arsyad dan pihak terkait lainnya.
"Setiap musim hujan saja daerah kami banjir akibat sungai Lawe Kinga meluap."Ujar Rajidin Seorang warga Lawe Ijo kepada Serambinews.com.(asnawi luwi)

Sumber : Serambinews.com

Puluhan Kilometer Jalan Simpang Tiga-Leuser Rusak

Mon, Mar 21st 2011, 08:42

KUTACANE - Puluhan kilometer badan jalan dari Simpang Tiga Lawe Desky, Kecamatan Babul Makmur menuju Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara, rusak parah. Kondisi jalan berlubang-lubang seperti kubangan kerbau. Masyarakat setempat mengharapkan agar pemerintah segera memperbaiki jalan itu untuk memudahkan warga mengangkut hasil pertaniannya untuk dijual.

Ramli, warga Leuser kepada Serambi, Minggu (20/3) mengatakan, sejak beberapa tahun terakhir jalan di daerah itu rusak puluhan kilometer. Namun, sampai sekarang pemerintah belum melakukan upaya perbaikan. “Padahal jalan itu merupakan prasarana vital bagi masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian seperti cokelat, jagung, sawit, dan komoditas lainnya,” kata Ramli

Ditambahkan, setiap musim penghujan jalan di daerah itu sulit dilintasi kenderaan roda empat maupun sepmor. Untuk itu, atas nama masyarakat ia meminta kepada pemerintah daerah agar secepatnya membangun jalan dikawasan terisolir dimaksud.(as)

Sumber : Serambinews.com