Mon, Feb 28th 2011, 08:50
KUTACANE - Masyarakat di kawasan pedalam Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara, hingga kini belum menikmati jaringan telepon selular. Karena itu warga mengharapkan agar pemerintah memfasilitasi agar ada pihak swasta yang membangun jaringan telepon selular di daerah itu.
“Di kantor camat saja susah untuk berkomunikasi dengan telepon selular karena signalnya sangat lemah, apalagi di daerah pedalaman sungguh belum terjangkau jaringan Hp sama sekali,”ujar Ramli, tokoh masyarakat Desa Alga Musara, Kecamatan Leuser, kepada Serambi, Minggu (27/2).
Menurutnya, selama ini masyarakat merasakan sangat sulit untuk berkomunikasi ke pihak kecamatan dan kabupaten, apalagi tingkat Provinsi Aceh. Terkadang mereka harus datang ke kantor camat untuk urusan tak begitu penting. Menurutnya, dengan dibangunnya jaringan telepon selular tentunya akan memperlancar segala urusan dan perekonomian masyarakat juga lancar.(as)
Sumber : Serambinews.com
Jumat, 08 April 2011
Kamis, 07 April 2011
Ratusan Keuchik Ikuti Sosialisasi Musrenbang
Tue, Feb 22nd 2011, 12:38
KUTACANE - Ratusan Keuchick (Kades) dan mukim di Aceh Tenggara, ikut sosialisasi Musrembang ( musyawarah rencana pembangunan), Selasa (22/2). Tujuannya, agar perencanaan pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam pertemuan yang berlangsung di aula PTGL Kutacane itu, Kepala Bappeda Agara, Jarwansyah, menjelaskan sosialisasi Musrenbang intinya agara masyarakat terlibat dalam perencanaan pembangunan, sekaligus mengontrol proses pembangunan itu sendiri. "Desa sebagai ujung tombak dan sasaran akhir, maka pembangunan harus dimulai dari tingkat desa," papar ketua Bappeda seraya menambahkan mekanisme saat ini Bappeda dengan PNPM mandiri pedesaan dan PNPM mandiri perkotaan berkolaborasi untuk pelaksanaan sosialisasi Musrenbang Desa.(asnawi luwi)
Sumber : Serambinews.com
KUTACANE - Ratusan Keuchick (Kades) dan mukim di Aceh Tenggara, ikut sosialisasi Musrembang ( musyawarah rencana pembangunan), Selasa (22/2). Tujuannya, agar perencanaan pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam pertemuan yang berlangsung di aula PTGL Kutacane itu, Kepala Bappeda Agara, Jarwansyah, menjelaskan sosialisasi Musrenbang intinya agara masyarakat terlibat dalam perencanaan pembangunan, sekaligus mengontrol proses pembangunan itu sendiri. "Desa sebagai ujung tombak dan sasaran akhir, maka pembangunan harus dimulai dari tingkat desa," papar ketua Bappeda seraya menambahkan mekanisme saat ini Bappeda dengan PNPM mandiri pedesaan dan PNPM mandiri perkotaan berkolaborasi untuk pelaksanaan sosialisasi Musrenbang Desa.(asnawi luwi)
Sumber : Serambinews.com
Agara Peroleh 1.000 Sertifikat Prona
Tue, Feb 22nd 2011, 09:10
KUTACANE - Tahun ini, Aceh Tenggara akan memperoleh sebanyak 1.000 sertifikat tanah prona. Koordinator Prona, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agara, Juanda, kepada Serambi, Senin (21/2) mengatakan, beberapa waktu lalu telah mendata dan pengukuran tanah masyarakat.
Katanya, saat ini sebanyak 600 persil sudah masuk data ke BPN Kutacane. Lanjutnya, syarat untuk pengurusan sertifikat prona poto kopi KTP, surat tanah asli dan materai. Menurutnya, selesai mendata untuk 1.000 persil seritifikat prona di Agara, rencananya sertifikat prona dapat diberikan kepada masyarakat pada bulan November 2011.
Ditambahkan, pada tahun 2009 dan 2010 Agara tidak peroleh sertifikat prona dan dengan adanya sertifikat prona tahun ini sangat membantu masyarakat.(as)
Sumber : Serambinews.com
KUTACANE - Tahun ini, Aceh Tenggara akan memperoleh sebanyak 1.000 sertifikat tanah prona. Koordinator Prona, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agara, Juanda, kepada Serambi, Senin (21/2) mengatakan, beberapa waktu lalu telah mendata dan pengukuran tanah masyarakat.
Katanya, saat ini sebanyak 600 persil sudah masuk data ke BPN Kutacane. Lanjutnya, syarat untuk pengurusan sertifikat prona poto kopi KTP, surat tanah asli dan materai. Menurutnya, selesai mendata untuk 1.000 persil seritifikat prona di Agara, rencananya sertifikat prona dapat diberikan kepada masyarakat pada bulan November 2011.
Ditambahkan, pada tahun 2009 dan 2010 Agara tidak peroleh sertifikat prona dan dengan adanya sertifikat prona tahun ini sangat membantu masyarakat.(as)
Sumber : Serambinews.com
Agara Peroleh 1.000 Sertifikat Prona
Tue, Feb 22nd 2011, 09:10
KUTACANE - Tahun ini, Aceh Tenggara akan memperoleh sebanyak 1.000 sertifikat tanah prona. Koordinator Prona, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agara, Juanda, kepada Serambi, Senin (21/2) mengatakan, beberapa waktu lalu telah mendata dan pengukuran tanah masyarakat.
Katanya, saat ini sebanyak 600 persil sudah masuk data ke BPN Kutacane. Lanjutnya, syarat untuk pengurusan sertifikat prona poto kopi KTP, surat tanah asli dan materai. Menurutnya, selesai mendata untuk 1.000 persil seritifikat prona di Agara, rencananya sertifikat prona dapat diberikan kepada masyarakat pada bulan November 2011.
Ditambahkan, pada tahun 2009 dan 2010 Agara tidak peroleh sertifikat prona dan dengan adanya sertifikat prona tahun ini sangat membantu masyarakat.(as)
Sumber : Serambinews.com
KUTACANE - Tahun ini, Aceh Tenggara akan memperoleh sebanyak 1.000 sertifikat tanah prona. Koordinator Prona, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agara, Juanda, kepada Serambi, Senin (21/2) mengatakan, beberapa waktu lalu telah mendata dan pengukuran tanah masyarakat.
Katanya, saat ini sebanyak 600 persil sudah masuk data ke BPN Kutacane. Lanjutnya, syarat untuk pengurusan sertifikat prona poto kopi KTP, surat tanah asli dan materai. Menurutnya, selesai mendata untuk 1.000 persil seritifikat prona di Agara, rencananya sertifikat prona dapat diberikan kepada masyarakat pada bulan November 2011.
Ditambahkan, pada tahun 2009 dan 2010 Agara tidak peroleh sertifikat prona dan dengan adanya sertifikat prona tahun ini sangat membantu masyarakat.(as)
Sumber : Serambinews.com
Agara Peroleh 1.000 Sertifikat Prona
Tue, Feb 22nd 2011, 09:10
KUTACANE - Tahun ini, Aceh Tenggara akan memperoleh sebanyak 1.000 sertifikat tanah prona. Koordinator Prona, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agara, Juanda, kepada Serambi, Senin (21/2) mengatakan, beberapa waktu lalu telah mendata dan pengukuran tanah masyarakat.
Katanya, saat ini sebanyak 600 persil sudah masuk data ke BPN Kutacane. Lanjutnya, syarat untuk pengurusan sertifikat prona poto kopi KTP, surat tanah asli dan materai. Menurutnya, selesai mendata untuk 1.000 persil seritifikat prona di Agara, rencananya sertifikat prona dapat diberikan kepada masyarakat pada bulan November 2011.
Ditambahkan, pada tahun 2009 dan 2010 Agara tidak peroleh sertifikat prona dan dengan adanya sertifikat prona tahun ini sangat membantu masyarakat.(as)
Sumber : Serambinews.com
KUTACANE - Tahun ini, Aceh Tenggara akan memperoleh sebanyak 1.000 sertifikat tanah prona. Koordinator Prona, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agara, Juanda, kepada Serambi, Senin (21/2) mengatakan, beberapa waktu lalu telah mendata dan pengukuran tanah masyarakat.
Katanya, saat ini sebanyak 600 persil sudah masuk data ke BPN Kutacane. Lanjutnya, syarat untuk pengurusan sertifikat prona poto kopi KTP, surat tanah asli dan materai. Menurutnya, selesai mendata untuk 1.000 persil seritifikat prona di Agara, rencananya sertifikat prona dapat diberikan kepada masyarakat pada bulan November 2011.
Ditambahkan, pada tahun 2009 dan 2010 Agara tidak peroleh sertifikat prona dan dengan adanya sertifikat prona tahun ini sangat membantu masyarakat.(as)
Sumber : Serambinews.com
Agara Peroleh 1.000 Sertifikat Prona
Tue, Feb 22nd 2011, 09:10
KUTACANE - Tahun ini, Aceh Tenggara akan memperoleh sebanyak 1.000 sertifikat tanah prona. Koordinator Prona, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agara, Juanda, kepada Serambi, Senin (21/2) mengatakan, beberapa waktu lalu telah mendata dan pengukuran tanah masyarakat.
Katanya, saat ini sebanyak 600 persil sudah masuk data ke BPN Kutacane. Lanjutnya, syarat untuk pengurusan sertifikat prona poto kopi KTP, surat tanah asli dan materai. Menurutnya, selesai mendata untuk 1.000 persil seritifikat prona di Agara, rencananya sertifikat prona dapat diberikan kepada masyarakat pada bulan November 2011.
Ditambahkan, pada tahun 2009 dan 2010 Agara tidak peroleh sertifikat prona dan dengan adanya sertifikat prona tahun ini sangat membantu masyarakat.(as)
Sumber : Serambinews.com
KUTACANE - Tahun ini, Aceh Tenggara akan memperoleh sebanyak 1.000 sertifikat tanah prona. Koordinator Prona, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agara, Juanda, kepada Serambi, Senin (21/2) mengatakan, beberapa waktu lalu telah mendata dan pengukuran tanah masyarakat.
Katanya, saat ini sebanyak 600 persil sudah masuk data ke BPN Kutacane. Lanjutnya, syarat untuk pengurusan sertifikat prona poto kopi KTP, surat tanah asli dan materai. Menurutnya, selesai mendata untuk 1.000 persil seritifikat prona di Agara, rencananya sertifikat prona dapat diberikan kepada masyarakat pada bulan November 2011.
Ditambahkan, pada tahun 2009 dan 2010 Agara tidak peroleh sertifikat prona dan dengan adanya sertifikat prona tahun ini sangat membantu masyarakat.(as)
Sumber : Serambinews.com
Langganan:
Komentar (Atom)