Minggu, 13 Februari 2011

DPRK prihatin jalan Leuser

Saturday, 15 January 2011 12:03

KUTACANE - Ketua Komisi A dan anggota dewan lainnya dari dearah pemilihan empat, mengaku prihatin melihat kerusakan jalan di Kecamatan Leuser Aceh Tenggara yang kondisinya kian memprihatinkan.

Pengakuan itu disampaikan Erda Rina Pelis, ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Agara, pagi ini. Menurutnya, kerusakan jalan akibat kurangnya pemeliharaan, dan telah berlangsung hampir dua tahun.

Namun, hingga kini terkesan masih dibiarkan oleh pihak berkompeten. Padahal, jalan provinsi dan jalan Kabupaten yang menghubungkan dua puluhan desa di kecamatan termuda dan paling selatan di Agara itu, sangat vital bagi masyarakat.

Bukan hanya jalan provinsi dari Lawe Desky-Muara Situlen hingga Permata Musara saja yang rusak parah dan terkesan ditelantarkan, bahkan ruas jalan kabupaten yang menghubungkan desa induk dengan puluhan desa pemekaran pun, kondisinya nyaris sama dan memprihatinkan.

Untuk mencapai kantor Camat Leuser, urai Erda, kondisinya sangat memprihatinkan. Kerusakan jalan mulai dari aspal terkelupas hingga berlobang dan berem jalan ditumbuhi semak belukar sudah menjadi pemandangan yang mudah ditemukan.

Akibatnya, warga Leuser yang ingin bepergian dari dan ke pasar Lawe Desky mengeluh, demikian juga dengan petani yang ingin memasarkan hasil pertanian dan perkebunan dari Kecamatan Leuser ke Kecamatan Babul Makmur.

Untuk itu, DPRK mendesak Pemprov NAD agar perhatian terhadap perbaikan jalan Provinsi Lawe Desky-Muara Situlen menuju desa Permata Musara dan desa lainnya yang jadi lintasan jalan provinsi.

Kepada Dinas Bina Marga dan Cipta Karya, beserta Komisi A dan anggota dewan lainnya, mendesak agar lebih perhatian lagi terhadap perawatan jalan dan jembatan Kabupaten yang menghubungkan desa Naga Timbul dengan puluhan desa lainnya yang telah ditumbuhi semak belukar.

Sumber : waspada.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar