Kamis, 03 Maret 2011

Proyek Lawe Sempilang amburadul

Wednesday, 19 January 2011 21:05

KUTACANE - Pengerjaan proyek pemeliharaan Jalan Lawe Sempilang dan Payeun Simblang, Aceh Tenggara (Agara) oleh CV New Montes dengan Pagu Rp 900 juta tahun anggaran 2010 dikerjakan asal jadi.

Informasi dihimpun, pihak rekanan yang bertanggungjawab atas pengerjaan proyek dengan pagu Rp 900 juta dan nilai kontrak Rp 700 juta ini, selain dikerjakan asal jadi alias amburadul. Juga ada beberapa item pekerjaan yang tidak dikerjakan, pada proyek yang tidak memakai plank nama ini.

Pekerjaan jalan yang mestinya dikerjakan sesuai bestek sepanjang 3 kilo meter, sebut sumber, oleh kontraktor dari Banda Aceh terindikasi tidak siap dikerjakan dan seakan bagai proyek terlantar.

Karena, pada proyek pekerjaan jalan ini, semestinya dibangun dua unit jembatan, namun hanya satu unit dikerjakan. Celakanya, jembatan yang satu ini juga dikerjakan tidak selesai alias setengah jadi.

Demikian juga dengan kondisi badan jalan yang dikerjakan sekitar tiga kilometer ini badan jalan tampak tidak ada bentuknya. Padahal, semestinya jalan yang dikerjakan dengan kegiatan pengerasan 1,5 kilometer ini terlihat bagus tertata sebagaimana yang ditentukan pada item pekerjaan, sesuai dengan besteknya.

Ketua LSM Generasi Anti Korupsi Alas Generasi (Gakag) Arafik Beruh, mengatakan sebagai putra Agara, dia menyesalkan sikap kontraktor CV New Monten yang beralamat di Banda Aceh ini.

"Pihak kontraktor harus bertanggungjawab, jangan seenaknya meninggalkan pekerjaan yang amburadul, kontraktor punya perjanjian dan berdampak pada jeratan hukum, tegas Arafik, malam ini.

Arafik meminta Kapolres Agara, AKBP Arsyad menindaklanjuti secara hukum, terkait pekerjaan asal jadi CV New Monten. "Jangan-jangan pihak kontraktor sudah berupaya pula melakukan tindakan melanggar hukum lainya 'bermain' dengan PPTK, sehingga dana proyek mulus dicairkan 100 persen, ini harus ditindaklanjuti aparat penegak hukum," tanasnya.

Sumber : Waspada.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar