Minggu, 02 Januari 2011

Semadam Disapu Banjir Bandang

* Ribuan Warga Mengungsi, Dua Hilang
Thu, Dec 23rd 2010, 10:43

KUTACANE - Sejumlah desa di Kecamatan Semadam, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), tadi malam disapu banjir bandang yang menerjang dari pegunungan. Air bercampur lumpur, batu, dan kayu memporak-porandakan setidaknya empat desa, yaitu Lawe Beringin Gayo, Lawe Mejile, Simpang Semadam, dan Semadam Awal. Ribuan warga mengungsi, dua di antaranya dilaporkan hilang.

Desa-desa yang diterjang banjir bandang itu berada di lereng pegunungan dan aliran sungai. Hujan deras yang turun sejak sore kemarin menyebabkan sungai meluap karena tak mampu menampung air bah dari gunung. Luapan itu tanpa ampun menerjang permukiman yang bersisian dengan jalan nasional Kutacane-Medan. Yang tertimbun lumpur, kayu, dan bongkah-bongkah batu bukan hanya permukiman tetapi juga jalan nasional tersebut.

Terjangan banjir bandang itu dilaporkan terjadi pukul 20.00 WIB, Rabu (22/12). Suara gemuruh diikuti jerit histeris mewarnai suasana malam yang dingin karena terus-terusan diguyur hujan. Kepanikan semakin memuncak ketika listrik mati dan air bah semakin dahsyat memporakporandakan permukiman.

Dalam keadaan gelap gulita dan guyuran hujan serta terjangan banjir bandang yang mematikan, masyarakat berusaha menyelamatkan diri sambil menggiring anggota keluarga dan apa saja yang bisa diselamatkan. Lokasi pelarian untuk menyelamatkan diri antara lain ke Desa Lawe Kinga, Parit Kulur, Bandara Alas Leuser, dan beberapa titik lainnya yang dianggap aman.

Bupati Agara Hasanuddin B MM bersama Kapolres AKBP Arsyad KH, Ketua DPRK M Salim Fakhri dan sejumlah pejabat lainnya, tadi malam turun langsung ke lokasi bencana di Kecamatan Semadam.

Bupati Hasanuddin kepada Serambi mengatakan, ribuan warga mengungsi dan dua orang dilaporkan hilang. Banyak rumah dan fasilitas umum yang dipastikan rusak. Namun hingga pukul 22.00 WIB tadi malam, belum ada data pasti karena banjir masih tetap menerjang. “Banjir bandang kali ini sangat besar,” kata Hasanuddin.

Menurut Hasanuddin, tadi malam dua unit alat berat dikerahkan untuk membersihkan lumpur, kayu, dan batu yang menutupi jalan nasional Kutacane-Medan agar transportasi bisa lancar kembali. Sementara itu masyarakat Desa Lawe Tua, Buket Merdeka, dan sekitarnya di Kecamatan Lawe Sigala-gala, tadi malam juga panik akibat luapan anak sungai menyusul hujan lebat yang mengguyur wilayah itu. Mereka siaga di depan rumah untuk berjaga-jaga dari kemungkinan terburuk.(as)

Sumber : Serambinews.com

1 komentar:

  1. Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.

    Nama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.

    Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.

    Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.

    Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut

    BalasHapus